Beranda » Pembangunan Sejumlah Proyek Apartemen LRT City Mandek, Konsumen Tuntut Refund
Posted in

Pembangunan Sejumlah Proyek Apartemen LRT City Mandek, Konsumen Tuntut Refund

Pembangunan Sejumlah Proyek Apartemen LRT City Mandek, Konsumen Tuntut Refund
Pembangunan Sejumlah Proyek Apartemen LRT City Mandek, Konsumen Tuntut Refund

Jakarta Aktual – 26 Juli 2026 | Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund menjadi sorotan setelah para konsumennya mengaku belum menerima unit yang telah mereka beli. Sejumlah proyek bahkan disebut belum menunjukkan progres pembangunan, sehingga para pembeli menuntut pengembalian dana penuh (full refund) atas pembayaran yang mereka lakukan.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan konsumen dalam audiensi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Mayoritas konsumen menilai PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, telah wanprestasi karena tidak mampu menyerahkan unit sesuai jadwal yang tercantum dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Salah seorang konsumen proyek LRT City Ciracas, Pande, mengaku telah menandatangani PPJB sejak 2019. Namun hingga 2026 atau 7 tahun kemudian, ia belum juga menerima unit yang dijanjikan. “Kami meminta full refund atas semua biaya yang telah kami keluarkan. Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar,” kata Pande dalam audiensi bersama Menteri PKP.

Keluhan serupa disampaikan konsumen proyek LRT City Ciputat. Perwakilan konsumen menyebut pembangunan proyek tersebut sama sekali belum dimulai dan lahan masih berupa tanah kosong. “Itu [masih] rumput, nggak ada sama sekali [bangunannya]” ujar perwakilan itu.

📖 Baca juga:
Ada Rencana Demutualisasi BEI, Net Sell dan IHSG Makin Memburuk?

Pengembang sempat memberikan solusi berupa relokasi ke proyek lain di wilayah Sentul, namun perwakilan konsumen menilai tawaran itu tidak memenuhi rasa keadilan karena lokasi dan harga berbeda dari unit yang awalnya dibeli. “Ketika kita beli satu produk, pasti kita akan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan. Saya butuhnya lokasi di Ciputat, kok saya dilempar ke Sentul, kemudian harganya jauh lebih mahal,” kata perwakilan konsumen.

Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund menjadi isu yang cukup hangat dan menimbulkan kekecewaan di kalangan konsumen. Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund juga menunjukkan bahwa para konsumen telah kehilangan kepercayaan terhadap pengembang.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Maruarar memerintahkan jajarannya membentuk grup komunikasi yang melibatkan perwakilan konsumen untuk memetakan seluruh persoalan dalam waktu satu pekan. Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund merupakan masalah yang harus segera diatasi untuk mengembalikan kepercayaan konsumen.

Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pengembang dapat memenuhi kewajibannya terhadap konsumen. Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund harus segera diatasi untuk menghindari kerugian lebih lanjut bagi konsumen.

📖 Baca juga:
Usai Keputusan MSCI, Begini Strategi Saham yang Disarankan Analis untuk Investasi

Kesimpulan dari permasalahan ini adalah bahwa pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund merupakan isu yang serius dan memerlukan penyelesaian yang cepat dan adil. Pembangunan sejumlah proyek apartemen LRT City mandek, konsumen tuntut refund harus menjadi prioritas bagi pengembang untuk mengembalikan kepercayaan konsumen dan memenuhi kewajibannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *