Jakarta Aktual – 25 Juli 2026 | Pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (24/7/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan dua orang penghuni rumah tewas di lokasi kejadian.
Dua korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Nurlela (70) dan Doni (50), yang merupakan pasangan suami istri. Menantu korban, Bambang Sutrisno, merasa ada kejanggalan dari lokasi penemuan mayat kedua korban. Menurut Bambang, korban seharusnya berada di kamar tidur saat malam hari, namun justru ditemukan di ruang tamu dalam kondisi terbakar.
Pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Kasat Pol PP dan Damkar Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari pihak kepolisian pada pukul 02.02 WIB. Armada bergerak dari posko pukul 02.04 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.12 WIB.
Pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan waktu lebih dari satu jam dan baru selesai sepenuhnya pada pukul 03.35 WIB. Kecurigaan muncul setelah posisi jenazah korban ditemukan tidak berada di kamar tidur, melainkan di ruang tamu dalam kondisi terbakar.
Selain itu, kondisi sejumlah ruangan di dalam rumah diduga sudah dalam keadaan berantakan sebelum api melalap bangunan. Pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Dugaan pasutri korban pencurian disampaikan oleh menantu korban, Bambang Sutrisno.
Pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Kebakaran di Padang Pariaman bukanlah kejadian pertama kali, beberapa hari sebelumnya Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Yaqin di Korong Kampuang Tangah, Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, ludes dilahap si jago merah.
Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa pasutri korban kebakaran Padang Pariaman berimpitan di ruang tamu, minta polisi usut kejanggalan. Kebakaran ini mengakibatkan dua orang tewas dan kerugian material yang tidak sedikit. Pihak kepolisian harus segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan kejanggalan yang terjadi.