Beranda » Houthi Serang Dua Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah, Harga Minyak Dunia Melonjak
Posted in

Houthi Serang Dua Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Houthi Serang Dua Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah, Harga Minyak Dunia Melonjak
Houthi Serang Dua Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Jakarta Aktual – 23 Juli 2026 | Houthi serang dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah, menyebabkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia meningkat. Serangan ini dilakukan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran, yang mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Dua kapal tanker yang diserang bernama Encelia dan Layla.

Harga minyak dunia melonjak setelah serangan ini, dengan harga minyak Brent kontrak September naik 1,7 persen menjadi USD95,62 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak September menguat 1,5 persen menjadi USD88,18 per barel.

Kelompok Houthi menyatakan bahwa mereka menyerang dua kapal tanker tersebut karena melanggar blokade maritim yang baru diumumkan. Namun, otoritas Arab Saudi belum mengonfirmasi adanya kerusakan akibat serangan tersebut.

Insiden ini menjadi eskalasi terbaru yang meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur energi dan jalur pelayaran global. Peristiwa ini terjadi setelah Houthi sebelumnya memperingatkan akan berupaya memblokir pengiriman barang yang terkait dengan Arab Saudi melalui Selat Bab el-Mandeb.

📖 Baca juga:
Kebiadaban Israel Berlanjut, Empat Syahid di Gaza: Konflik yang Tak Kunjung Usai

Selat Bab el-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran energi tersibuk di dunia yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Apabila gangguan berlangsung dalam waktu lama, kapal-kapal tanker berpotensi mengalihkan rute melalui Afrika bagian selatan, yang diperkirakan memperpanjang waktu pelayaran sekaligus meningkatkan biaya pengiriman.

Houthi serang dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah ini menjadi ancaman serius terhadap keamanan energi global. Serangan ini juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kemungkinan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Houthi serang dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah merupakan contoh dari ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut.

Harga minyak dunia yang melonjak setelah serangan ini menjadi perhatian serius bagi negara-negara yang bergantung pada impor minyak. Houthi serang dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah ini juga menjadi peringatan bagi negara-negara untuk meningkatkan keamanan dan kerja sama internasional untuk mencegah ancaman serupa di masa depan.

Kesimpulan dari peristiwa Houthi serang dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah ini adalah bahwa keamanan energi global sangat rentan terhadap ancaman dan gangguan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama internasional yang lebih erat untuk mencegah ancaman serupa dan memastikan keamanan pasokan minyak dunia.

📖 Baca juga:
IRGC Kirim 12 Rudal Balistik ke Yordania, Klaim Hancurkan F-16, F-15, F35 Milik AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *