Beranda » Eropa dan Inggris Desak Israel Hentikan Penahanan Warga Palestina Tanpa Dakwaan, Lebih dari 9.000 Orang Masih Dipenjara
Posted in

Eropa dan Inggris Desak Israel Hentikan Penahanan Warga Palestina Tanpa Dakwaan, Lebih dari 9.000 Orang Masih Dipenjara

Jakarta Aktual – 21 Juli 2026 | Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara. Hal ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat internasional. Pemerintah Prancis menyerukan Uni Eropa untuk menghentikan impor produk dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyatakan bahwa Prancis tidak dapat menerima bahwa Eropa, melalui perdagangannya, mendukung kegiatan ilegal yang membahayakan kemungkinan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Perwakilan diplomatik dari Eropa dan Inggris Raya juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mengungkapkan keprihatinan mereka atas maraknya mekanisme detensi administratif oleh Israel, di mana warga Palestina ditahan tanpa dakwaan maupun persidangan resmi. Mereka menyerukan kepada Israel agar menahan diri untuk tidak menggunakan mekanisme tersebut dan mendesak Israel menjamin penghormatan terhadap standar internasional atas peradilan dan proses hukum semestinya.

Uni Eropa juga mendesak Israel untuk menghentikan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat, menilai langkah tersebut mengancam solusi dua negara dan melanggar hukum internasional. Selain itu, Amerika Serikat juga mempertimbangkan untuk menghentikan bantuan militer kepada Israel, yang bernilai sekitar 3,3 miliar dolar AS, karena keprihatinan atas krisis kemanusiaan di Gaza dan insiden penahanan warga Amerika Serikat.

Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara, dan menyerukan agar Israel menghentikan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat. Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara, dan mendesak Israel untuk menjamin penghormatan terhadap standar internasional atas peradilan dan proses hukum semestinya.

📖 Baca juga:
Delegasi Asing Sudah Pulang dan Ruang Udara Ditutup, Bagaimana Menlu RI ke Iran? Konflik Iran-AS Memburuk

Kelompok Hamas mengecam rencana pembangunan 12.000 unit rumah baru di permukiman Israel yang berada di wilayah Tepi Barat, dan menilai bahwa pembangunan tersebut bukan sekadar proyek perumahan, melainkan bagian dari peningkatan operasi Israel di Tepi Barat. Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara, dan menyerukan agar Israel menghentikan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara, dan menyerukan agar Israel menghentikan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat. Eropa dan Inggris desak Israel hentikan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan, lebih dari 9.000 orang masih dipenjara, dan mendesak Israel untuk menjamin penghormatan terhadap standar internasional atas peradilan dan proses hukum semestinya.

📖 Baca juga:
Trump Bakal Pungut Biaya 20 Persen dari Muatan Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Langkah Strategis Atau Tindakan Bajak Laut?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *