Jakarta Aktual – 21 Juli 2026 | Khamenei ancam AS bakal terima ‘pelajaran tak terlupakan’, sebut kesepakatan damai sudah tak berlaku setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) ke Iran. Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan peringatan keras kepada AS bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi besar jika terus meningkatkan eskalasi konflik dengan Teheran.
Menurut Khamenei, tanda tangan Presiden Donald Trump pada kesepakatan gencatan senjata sementara tidak bernilai dan tidak berlaku. Ia menuduh AS telah melanggar nota kesepahaman antara kedua negara dan bahwa komitmen pemerintah AS tidak dapat dipercaya.
Khamenei juga mengancam bahwa AS akan menerima ‘pelajaran yang tak terlupakan’ jika terus memicu perang di Timur Tengah. Ia menyerukan rakyat Iran untuk mempercayai kepemimpinan untuk melindungi negara dan mendesak masyarakat untuk tetap waspada dan aktif karena pertempuran terus berlanjut.
Khamenei ancam AS bakal terima ‘pelajaran tak terlupakan’, sebut kesepakatan damai sudah tak berlaku karena AS telah melakukan serangan udara ke Iran selama 9 malam berturut-turut. Serangan tersebut menyasar berbagai situs strategis dan infrastruktur militer di seluruh Iran, termasuk pusat komando militer, sistem pertahanan udara, dan lokasi peluncuran rudal.
Khamenei ancam AS bakal terima ‘pelajaran tak terlupakan’, sebut kesepakatan damai sudah tak berlaku karena AS tidak menghormati perjanjian yang telah dibuat. Ia menegaskan bahwa Iran akan terus mempertahankan diri dan tidak akan menyerah pada tuntutan AS.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan udara ke Iran dilakukan sebagai bentuk penghormatan bagi prajurit AS yang tewas. Ia juga menyebut bahwa AS telah menghantam Iran dengan sangat keras dan bahwa mereka akan terus melakukan serangan jika Iran tidak memenuhi tuntutan mereka.
Khamenei ancam AS bakal terima ‘pelajaran tak terlupakan’, sebut kesepakatan damai sudah tak berlaku karena AS telah melakukan pelanggaran berulang terhadap perjanjian antara kedua negara. Ia menegaskan bahwa Iran akan terus mempertahankan diri dan tidak akan menyerah pada tuntutan AS.
Kesimpulan, Khamenei ancam AS bakal terima ‘pelajaran tak terlupakan’, sebut kesepakatan damai sudah tak berlaku karena AS telah melakukan serangan udara ke Iran dan tidak menghormati perjanjian yang telah dibuat. Iran akan terus mempertahankan diri dan tidak akan menyerah pada tuntutan AS.