Jakarta Aktual – 20 Juli 2026 | Pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Presiden Lebanon Joseph Aoun telah berlangsung pada hari Minggu (19/7) untuk membahas implementasi perjanjian kerangka kerja yang dimediasi AS dan ditandatangani oleh Israel dan Lebanon pada 26 Juni. Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang bertujuan untuk mengakhiri konflik mereka. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Rubio memuji keberanian Pemerintah Lebanon, di bawah kepemimpinan Presiden Aoun, atas upaya mereka yang gigih untuk merebut kembali kedaulatan Lebanon, melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur terorisnya, serta bergerak menuju perdamaian.
Sebelumnya, Presiden Aoun telah terbang dari Beirut menuju Washington pada Sabtu (18/7) untuk melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat atas undangan Presiden Donald Trump. Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan antara kedua pemimpin akan berfokus pada perundingan langsung antara Lebanon dan Israel, serta pelaksanaan perjanjian kerangka yang dimediasi Amerika Serikat, terutama upaya memperkuat pelaksanaan gencatan senjata.
Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang merupakan langkah penting dalam upaya mencapai perdamaian antara Israel dan Lebanon. Perjanjian kerangka yang dimediasi Amerika Serikat pada 26 Juni 2026 mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki, dimulai melalui model percontohan di dua zona yang identitasnya belum dipublikasikan.
Lebanon menyambut kehadiran setiap pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dapat membantu mendukung penempatan tentara Lebanon di wilayah selatan sekaligus memperkuat stabilitas kawasan. Dalam pertemuan tersebut, Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang menunjukkan komitmen Amerika Serikat dalam mendukung upaya perdamaian di wilayah tersebut.
Kunjungan Presiden Aoun ke Amerika Serikat berlangsung setelah putaran keenam perundingan Lebanon-Israel yang dimediasi Amerika Serikat berakhir di Roma pada Rabu (15/7). Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang menunjukkan bahwa upaya perdamaian antara Israel dan Lebanon masih terus berlanjut dengan dukungan dari Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan juga akan mencakup sejumlah langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi Lebanon yang masih menghadapi tantangan berkepanjangan. Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat juga peduli dengan kondisi ekonomi Lebanon dan berkomitmen untuk membantu negara tersebut dalam mengatasi tantangan ekonomi.
Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang menunjukkan bahwa upaya perdamaian antara Israel dan Lebanon masih terus berlanjut dengan dukungan dari Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan antara kedua pemimpin akan berfokus pada perundingan langsung antara Lebanon dan Israel, serta pelaksanaan perjanjian kerangka yang dimediasi Amerika Serikat.
Kesimpulan dari pertemuan tersebut adalah bahwa upaya perdamaian antara Israel dan Lebanon masih terus berlanjut dengan dukungan dari Amerika Serikat. Menlu AS temui Presiden Lebanon, puji pelucutan senjata Hizbullah [titlebase], yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat peduli dengan kondisi di wilayah tersebut dan berkomitmen untuk membantu mencapai perdamaian yang langgeng.