Beranda » Harga Ayam dan Sayur di Palembang Merangkak Naik Usai Program MBG Kembali Berjalan, Ini Penyebabnya
Posted in

Harga Ayam dan Sayur di Palembang Merangkak Naik Usai Program MBG Kembali Berjalan, Ini Penyebabnya

Jakarta Aktual – 17 Juli 2026 | Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali berjalan setelah liburan sekolah telah meningkatkan permintaan akan bahan pangan, terutama ayam dan sayur. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan karena permintaan yang meningkat ini.

Menurut pedagang, harga ayam potong telah mencapai Rp38.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp31.000. Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan, dari Rp24.400 menjadi Rp25.000 per kilogram. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan ini membuat pedagang kecil khawatir karena keuntungan mereka semakin tipis.

Harga cabai rawit juga mengalami kenaikan, dari Rp50.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Pedagang menyebut lonjakan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan bahan pangan, terutama untuk memasok kebutuhan program MBG. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan ini mempengaruhi banyak pihak, termasuk pedagang dan masyarakat.

Kenaikan harga ini membuat pedagang mengeluh karena penjualan mereka menurun. Mereka berharap ada kebijakan dari pemerintah yang membuat harga bahan pangan kembali normal. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan ini merupakan contoh dari dampak program MBG terhadap harga bahan pangan.

📖 Baca juga:
Parade Nasional Gerakan Pendukung MBG Demo di Grahadi Surabaya vs Ketua BGN Menghilang di KPK

Kesimpulan dari harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan adalah bahwa program MBG memiliki dampak yang signifikan terhadap harga bahan pangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kebijakan yang tepat untuk mengontrol harga bahan pangan dan memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan efektif tanpa mempengaruhi harga bahan pangan.

📖 Baca juga:
Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta Mundur ke Juli, Ini Penjelasan Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *