Beranda » Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, Menegaskan Pentingnya Persatuan Nasional
Posted in

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, Menegaskan Pentingnya Persatuan Nasional

Jakarta Aktual – 13 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan pernyataan yang cukup keras dalam peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemimpin yang menganjurkan aksi perusakan dan pembakaran fasilitas umum merupakan pemimpin pengkhianat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah perbedaan pilihan politik dan menghormati hasil demokrasi.

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, karena menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, tidak ada pembenaran bagi siapa pun yang mengajak masyarakat melakukan perusakan atau pembakaran fasilitas umum hanya karena kalah dalam kompetisi politik.

"Mari kita bersatu. Semua unsur kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Sekian tahun kita bertanding dengan baik, nggak ada masalah. Siapa yang menang monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar. Itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di Republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat," kata Prabowo.

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, karena ia percaya bahwa setiap perbuatan akan memperoleh balasannya. Ia menambahkan, "Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu."

📖 Baca juga:
Trump UFC White House Event Foiled: Plot to Attack Exposed

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menceritakan pengalamannya selama mengikuti kontestasi pemilihan presiden. Ia mengungkapkan telah lima kali maju dalam pilpres dan mengalami kekalahan sebanyak empat kali. Namun, ia menegaskan tidak pernah sekalipun mengarahkan pendukungnya untuk melakukan aksi anarkis.

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, dan ia mengibaratkan politik seperti pertandingan sepak bola yang harus dijalani dengan semangat sportivitas. Menurut dia, persaingan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan tidak boleh berujung pada tindakan anarkis.

Ia juga menyinggung dinamika politik bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar yang pada Pilpres 2024 berada di kubu berbeda, tetapi kini bersama dalam pemerintahan. Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, karena ia menyadari bahwa persatuan dan kerja sama sangat penting untuk kemajuan bangsa.

Menutup pidatonya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa kembali bersatu setelah kontestasi politik berakhir serta menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik yang membangun. Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat, dan ini menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.

📖 Baca juga:
Jon Ossoff Memimpin Demokrat Georgia dengan Keunggulan Signifikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *