Jakarta Aktual – 11 Juli 2026 | Nasib Menteri PU Dody Hanggodo, batal ke Amerika Serikat usai surat dinas viral, pilih kunjungi Aceh, menjadi sorotan publik setelah dokumen rencana keberangkatannya ke AS untuk agenda PBB bocor, lantaran mencantumkan nama istri dan anaknya. Menteri PU Dody Hanggodo memastikan dirinya membatalkan rencana perjalanan ke New York, Amerika Serikat (AS), setelah surat perjalanan dinas yang memuat daftar delegasi kunjungan kerja menjadi sorotan publik di media sosial.
Dody Hanggodo memilih meninjau Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, yang sebelumnya sempat diperbaiki secara swadaya oleh warga. Keputusan membatalkan perjalanan ke Amerika Serikat itu muncul di tengah polemik beredarnya dokumen administrasi perjalanan dinas yang turut mencantumkan nama anggota keluarganya.
Pernyataan tersebut disampaikan Dody saat meninjau Jembatan Enang-Enang, Bener Meriah, Aceh, yang sebelumnya sempat diperbaiki secara swadaya oleh warga. "Batal-batal. Kalau ke Amerika batal," kata Dody kepada wartawan usai meninjau Jembatan Enang-Enang, Bener Meriah, Aceh, dikutip Rabu (8/7/2026), dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.
Dody mengatakan dirinya lebih memilih menjalankan agenda kerja di dalam negeri daripada melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Menurutnya, kunjungan ke Aceh menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kondisi infrastruktur yang membutuhkan perhatian pemerintah. "Saya lebih memilih ke Enang-Enang (di Aceh)," jelas Dody.
Langkah tersebut diambil di tengah sorotan publik terhadap surat perjalanan dinas yang sebelumnya viral di media sosial. Dokumen itu menjadi perbincangan karena memuat nama istri dan anak Dody Hanggodo sebagai bagian dari rombongan perjalanan. Menanggapi polemik tersebut, Dody menegaskan pilihannya untuk tetap berada di dalam negeri. "Saya lebih memilih ke Enang-Enang daripada ke Amerika Serikat," ujar Dody kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Kementerian PU menegaskan tidak ada penggunaan APBN untuk membiayai anggota keluarga dalam perjalanan dinas. Perjalanan ke New York disebut sejak awal masih bersifat tentatif dan bergantung pada prioritas nasional. Nasib Menteri PU Dody Hanggodo, batal ke Amerika Serikat usai surat dinas viral, pilih kunjungi Aceh, menjadi contoh sikap yang diharapkan dari seorang menteri dalam menghadapi polemik.
Nasib Menteri PU Dody Hanggodo, batal ke Amerika Serikat usai surat dinas viral, pilih kunjungi Aceh, menunjukkan bahwa dirinya lebih memprioritaskan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi. Dengan membatalkan perjalanan ke Amerika Serikat, Dody Hanggodo menunjukkan bahwa dirinya tidak terpengaruh oleh polemik yang timbul dan tetap fokus pada tugasnya sebagai menteri.
Kesimpulan dari Nasib Menteri PU Dody Hanggodo, batal ke Amerika Serikat usai surat dinas viral, pilih kunjungi Aceh, adalah bahwa seorang menteri harus selalu siap untuk menghadapi polemik dan tetap fokus pada tugasnya. Dengan demikian, kepercayaan publik dapat dipertahankan dan kepentingan negara dapat terjamin.