Jakarta Aktual – 08 Juli 2026 | Hotman Paris ancam ungkap identitas oknum pejabat & aparat yang datangi korban penyiksaan Aiptu N, kasus yang viral belakangan ini. Kasus ini bermula dari penganiayaan yang dialami oleh seorang perempuan berinisial M (30) yang menjadi korban kekerasan oleh suaminya, seorang anggota polisi aktif bernama Aiptu N. Hotman Paris, sebagai pengacara yang menangani kasus ini, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membuka identitas oknum anggota Polres Tegal Kota yang menjadi tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban.
Menurut Hotman Paris, masyarakat berhak mengetahui identitas oknum polisi yang terlibat dalam perkara tersebut. Ia pun menyinggung sejumlah pengakuan menyedihkan yang disampaikan korban, mulai dari dugaan kekerasan dalam rumah tangga hingga perilaku seksual menyimpang. Korban mengaku dipaksa mengonsumsi narkotika jenis sabu hingga bahkan diajari cara membuatnya. Setelah itu, korban menjalani pernikahan siri dengan terlapor.
Hotman Paris juga mengungkap bahwa korban telah disembunyikan di rumah aman untuk mencegah hal-hal buruk menimpa korban. Korban merasa nyaman dan terlindungi selama di rumah aman tersebut. Mengingat selama ini dirinya tak bisa bersuara karena diintimidasi oleh pelaku seperti dipukul menggunakan gagang pistol.
Hotman Paris ancam ungkap identitas oknum pejabat & aparat yang datangi korban penyiksaan Aiptu N jika tidak segera diambil tindakan oleh pihak kepolisian. Ia berharap pihak kepolisian segera menggelar konferensi pers untuk mengumumkan identitas pelaku kekerasan terhadap M. Hotman Paris ancam ungkap identitas oknum pejabat & aparat yang datangi korban penyiksaan Aiptu N jika kasus ini tidak segera direspon.
Kasus ini telah menjadi sorotan publik karena menggambarkan dugaan tindakan yang dinilai tidak lazim sekaligus melanggar privasi korban. Hotman Paris ancam ungkap identitas oknum pejabat & aparat yang datangi korban penyiksaan Aiptu N jika tidak segera diambil tindakan oleh pihak kepolisian. Ia berharap pihak kepolisian segera menggelar konferensi pers untuk mengumumkan identitas pelaku kekerasan terhadap M.