Jakarta Aktual – 04 Juli 2026 | Ada kalanya, krisis bisa datang tanpa peringatan, bahkan di ujung masa perkuliahan. Nazwa Luna, mahasiswi Universitas Singaperbangsa Karawang, hampir tidak meraih gelar sarjana gara-gara keluarganya mendadak ditimpa kesulitan finansial. Hal serupa juga dialami oleh Hisyam Dzaky Hammam, Thaharah Balqis, Ariel Jonathan Pratama Tampubolon, dan Vania Jovita Ngion, yang semuanya nyaris drop out di akhir kuliah, namun kemudian diselamatkan oleh beasiswa Cinta Laura.
Mereka semua memiliki kisah yang mirip, di mana kesulitan keuangan menjadi momok yang mengancam kelangsungan pendidikan mereka. Nazwa mengatakan bahwa ayahnya sudah menyiapkan biaya sampai dia lulus kuliah, tapi ayahnya tertipu sehingga uang kuliahnya ludes. Hisyam Dzaky Hammam juga mengalami hal serupa, di mana dia terancam putus kuliah dan sempat terpikir untuk drop out saja.
Thaharah Balqis, mahasiswi Jakarta Business School asal Bengkulu, juga pernah menimbang berhenti kuliah. Pada semester 8 yang merupakan semester akhir, tunggakan kuliah Balqis justru menggunung dan membuat semangatnya menguap. Kesulitan keuangan sebetulnya sudah dirasakan Balqis sejak semester 2, di mana orang tuanya tidak bisa membiayai kuliahnya. Namun Balqis bertekad tetap kuliah dan akhirnya diselamatkan oleh beasiswa Cinta Laura.
Ariel Jonathan Pratama Tampubolon, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia, sempat cuti kuliah untuk merawat ayahnya yang sakit, hingga sang ayah akhirnya meninggal di ujung 2025. Sebulan kemudian, Ariel berniat kembali ke bangku kuliah, namun biaya jadi kendala. Vania Jovita Ngion, mahasiswi lain di Jakarta, juga mengalami kesulitan keuangan yang sama, di mana hari-harinya dipenuhi kebingungan dan ketidakpastian.
Nyaris drop out di akhir kuliah, 5 mahasiswa diselamatkan beasiswa Cinta Laura, yang membantu mereka melanjutkan pendidikan dan meraih gelar sarjana. Mereka semua bersyukur atas bantuan beasiswa tersebut, yang membantu mereka melewati kesulitan keuangan dan mencapai tujuan pendidikan mereka. Nyaris drop out di akhir kuliah, 5 mahasiswa diselamatkan beasiswa Cinta Laura, yang membuktikan bahwa ada masih harapan bagi mereka yang menghadapi kesulitan keuangan dalam pendidikan.
Dalam kesimpulan, nyaris drop out di akhir kuliah, 5 mahasiswa diselamatkan beasiswa Cinta Laura, membuktikan bahwa pendidikan adalah hak bagi semua orang, dan tidak ada yang harus meninggalkan pendidikannya karena kesulitan keuangan. Beasiswa Cinta Laura telah membantu mereka melanjutkan pendidikan dan meraih gelar sarjana, dan ini adalah contoh nyata bahwa ada masih harapan bagi mereka yang menghadapi kesulitan keuangan dalam pendidikan.