Beranda » Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase]: Kasus KDRT yang Menghebohkan
Posted in

Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase]: Kasus KDRT yang Menghebohkan

Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase]: Kasus KDRT yang Menghebohkan
Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase]: Kasus KDRT yang Menghebohkan

Jakarta Aktual – 04 Juli 2026 | Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase] menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini bermula ketika seorang suami berinisial RW (37) warga Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang menganiaya istrinya sendiri setelah ditanya soal buku pemilik kendaraan bermotor atau BPKB motor yang diduga telah digadai ke pihak leasing.

Peristiwa ini terjadi di kediaman mereka pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 13.00 WIB. Aksi kekerasan bermula saat korban, FY (32) membangunkan suaminya yang sedang tidur untuk menanyakan keberadaan BPKB sepeda motor mereka. Namun, pertanyaan tersebut justru memancing emosi pelaku.

Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase] ini semakin memanas ketika RW diduga memukul bahu kiri korban, kemudian melempar botol air mineral berukuran 1,5 liter ke arah wajah korban. Tak berhenti di situ, pelaku juga melempar sandal berwarna cokelat hingga mengenai tubuh korban.

Akibat aksi penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada bagian bibir hingga mengeluarkan darah serta sejumlah luka lainnya. Merasa menjadi korban KDRT, FY kemudian melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang.

📖 Baca juga:
Beda Sony Sanjaya dan Kejagung soal pelaku utama korupsi MBG, pengacara catut pemberi perintah

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP M. Jedi Permana menerangkan, laporan korban langsung ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). "Setelah menerima laporan, anggota melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi serta mengamankan pelaku di rumahnya pada Selasa (30/6) siang," kata Jedi, Kamis (2/7).

Selain menangkap tersangka, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa satu sandal wanita berwarna cokelat yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan. Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase] ini menjadi contoh kasus KDRT yang perlu diwaspadai dan diselesaikan dengan serius.

Emosi saat ditanya BPKB, suami di Palembang menganiaya istri [titlebase] juga menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat dipicu oleh hal-hal yang sepele, seperti pertanyaan tentang BPKB. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola emosi dan menghindari kekerasan dalam rumah tangga.

📖 Baca juga:
Profil AKBP Dwi Ramadhanto: Pemburu bandar judol, jebolan Sesko AL 2025, Pemimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *