Jakarta Aktual – 27 Juni 2026 | Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa mundurnya Ng Tze Yong dari Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) merupakan kehilangan besar bagi tim nasional. Direktur kepelatihan tunggal nasional Malaysia, Kenneth Jonassen, mengakui bahwa pemain berusia 26 tahun itu memiliki bakat alami yang luar biasa dan termasuk di antara pemain yang ingin ia latih ketika bergabung dengan tim nasional tahun lalu.
Pernah disebut-sebut mampu mengikuti jejak legenda Lee Chong Wei, pelatih berpengalaman asal Denmark itu mencoba menghidupkan kembali karier Ng. Saat itu, Ng menjalani dua operasi punggung pada 2024 dan operasi ligamen anterior cruciate (ACL) pada lutut kanannya tahun lalu. Namun, mantan pemain peringkat 14 dunia itu telah berpisah dengan BAM untuk menjadi pemain bulu tangkis independen setelah absen lama yang berlangsung lebih dari dua tahun.
"Dari perspektif pribadi, jelas sulit kehilangan pemain dengan kualitas dan potensi seperti dia sebagai pemain bulu tangkis yang sangat berbakat," kata Jonassen di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM). "Tidak diragukan lagi bahwa ketika saya memutuskan untuk datang ke sini (Malaysia) pada 2024, dia adalah salah satu pemain yang sangat saya nantikan untuk dilatih, baik di turnamen maupun dalam latihan."
Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa cedera berkepanjangan yang dialami Ng memaksa perubahan rencana awal. Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa ia sangat berharap Ng dapat kembali ke tim nasional, tetapi keputusan Ng untuk menjadi pemain independen telah membuatnya kehilangan kesempatan untuk melatihnya.
Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa kehilangan Ng merupakan kehilangan besar bagi tim nasional, tetapi ia tetap berharap bahwa tim nasional dapat menemukan pemain lain yang dapat menggantikan posisi Ng. Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa ia akan terus mencari pemain yang dapat membantu tim nasional mencapai kesuksesan.
Kesimpulan dari kehilangan Ng oleh Pelatnas Malaysia adalah bahwa tim nasional harus terus mencari pemain yang dapat membantu mereka mencapai kesuksesan. Pelatnas Malaysia kehilangan satu talenta lagi, Kenneth Jonassen bilang begini, bahwa kehilangan Ng merupakan kehilangan besar, tetapi ia tetap berharap bahwa tim nasional dapat menemukan pemain lain yang dapat menggantikan posisi Ng.