Beranda » Lockheed Martin Perkuat Kapasitas Produksi Munisi Canggih
Posted in

Lockheed Martin Perkuat Kapasitas Produksi Munisi Canggih

Jakarta Aktual – 22 May 2026 | Lockheed Martin, salah satu perusahaan pertahanan terkemuka di dunia, telah melakukan kemajuan signifikan dalam produksi munisi canggih. Perusahaan ini baru-baru ini melakukan uji coba GMLRS (Guided Multiple Launch Rocket System) warhead di Australia, yang menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan teknologi pertahanan yang mutakhir. GMLRS adalah sistem peluncur roket yang dapat menghantam target dengan akurasi tinggi dan jarak yang sangat jauh, lebih dari 70 km.

Lockheed Martin, bersama dengan Northrop Grumman dan Thales, telah berhasil mengembangkan warhead yang dapat diintegrasikan dengan GMLRS. Uji coba ini menunjukkan kemampuan Australia dalam mengembangkan produksi munisi yang dipandu secara lokal, yang merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara. Chief Executive of Lockheed Martin Australia dan New Zealand, Jeremy King, menyatakan bahwa demonstrasi ini menunjukkan kemampuan Australia dalam merancang, memproduksi, dan menguji teknologi warhead produksi kualitas tinggi secara lokal.

Selain itu, Lockheed Martin juga telah memulai produksi GMLRS all-up rounds (AURs) dan launch pod containers di fasilitas baru di Port Wakefield, South Australia, sejak Desember 2025. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pertahanan yang terus meningkat.

Di sisi lain, Lockheed Martin juga terlibat dalam produksi THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) interceptors, yang merupakan sistem pertahanan rudal canggih yang digunakan oleh militer AS. THAAD telah digunakan secara ekstensif dalam konflik dengan Iran, yang telah menghabiskan lebih dari setengah stok interceptor THAAD. Produksi THAAD telah dihentikan sementara sejak Agustus 2023, dan tidak diharapkan untuk dilanjutkan hingga April 2027.

📖 Baca juga:
Spacex IPO Date: Persiapan Raksasa Elon Musk untuk Debut di Pasar Saham

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Lockheed Martin telah memulai pembangunan Munitions Production Center baru di Troy, yang akan menambah 87.000 kaki persegi ruang produksi untuk mendukung produksi THAAD interceptors dan Next Generation Interceptor (NGI). Investasi ini sebesar lebih dari $9 miliar dan diharapkan akan meningkatkan produksi hingga 400 interceptor per tahun, yang merupakan peningkatan lebih dari empat kali lipat dari tingkat produksi sebelumnya.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Lockheed Martin terus berinvestasi dalam teknologi pertahanan mutakhir dan meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pertahanan yang terus meningkat. Dengan kemajuan dalam produksi GMLRS dan THAAD, Lockheed Martin memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan pertahanan terkemuka di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *