Jakarta Aktual – 23 Juni 2026 | Saham Netflix (NFLX) telah menjadi salah satu saham pertumbuhan teratas selama beberapa tahun, tetapi baru-baru ini, saham tersebut telah mengalami penurunan tajam. Dalam 12 bulan terakhir, saham streaming ini telah kehilangan lebih dari 40% nilainya. Penurunan ini terjadi meskipun bisnisnya tumbuh dengan baik dan masih memiliki banyak peluang di depan. Penyebab utama penurunan Netflix stock ini mungkin terkait dengan kekhawatiran investor tentang kemungkinan akuisisi lain yang dilakukan oleh perusahaan.
Awal tahun ini, saham Netflix mengalami penguatan setelah perusahaan mengumumkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan rencana untuk membeli aset kunci dari Warner Bros. Discovery. Namun, rumor tentang kemungkinan akuisisi Lionsgate Studios oleh Netflix telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor. Meskipun Netflix telah membantah rumor tersebut, saham perusahaan tetap mengalami penurunan.
Penurunan saham Netflix juga dipengaruhi oleh pengumuman bahwa co-founder Reed Hastings akan mundur sebagai ketua. Meskipun Hastings tidak lagi menjabat sebagai CEO, keputusan ini menimbulkan ketidakpastian tentang masa depan perusahaan. Investor mungkin melihat saham ini sebagai pilihan yang lebih berisiko saat ini.
Apakah Netflix stock bisa menjadi pilihan beli yang baik saat ini? Meskipun investor telah menjual saham Netflix baru-baru ini, itu tidak berarti bisnisnya dalam keadaan buruk. Perusahaan ini konsisten menghasilkan keuntungan dan terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan ganda digit. Saham streaming ini sekarang diperdagangkan dengan multiple price-to-earnings (P/E) sebesar 24, yang sejalan dengan rata-rata S&P 500.
Di sisi lain, Netflix stock juga terpengaruh oleh tren dan peristiwa lain di industri hiburan. Misalnya, kesuksesan adaptasi seri The Polygamist di Netflix telah memicu peningkatan permintaan akan buku aslinya. Namun, penjualan buku ilegal telah menjadi masalah, dengan vendor tidak resmi menjual salinan palsu di Nairobi. Penulis buku, Sue Nyathi, telah mengambil tindakan untuk melawan penjualan ilegal ini dan mempromosikan saluran resmi untuk membeli buku.
Dalam beberapa kasus, penurunan saham bisa menjadi kesempatan beli yang baik. Namun, investor harus selalu melakukan analisis yang cermat dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi Netflix stock sebelum membuat keputusan. Dengan memahami tren industri, keuangan perusahaan, dan faktor lainnya, investor bisa membuat keputusan yang lebih bijak tentang apakah Netflix stock layak untuk dibeli atau tidak.